Kronologi Wisnu Twitter Meninggal Dunia Viral, Apa Pembunuhan atau Bunuh Diri?

19 Juni 2024, 12:59 WIB
Berikut kronologi kematian Wisnu viral di Twitter (X) yang menjadi misteri apakah dibunuh atau bunuh diri dari hasil otopsi /Threads Twitter

SUMENEP NEWS - Informasi kronologi Wisnu viral di Twitter dikabarkan meninggal dunia yang diisukan pada tanggal 16 Juni 2024 kemarin belum lama ini jadi trending.

Nama Wisnu menjadi trending di Twitter (X), lantaran kematiannya masih menjadi misteri apakah bunuh diri atau dibunuh.

Tersiar kabar jika kematian Wisnu ada yang menyebutkan dihabisi oleh seseorang sehingga seolah seolah kematiannya karena kasus bunuh diri.

Baca Juga: Sinopsis Ipar Adalah Maut Viral di TikTok, Ini Alur Cerita dan Ending yang Wajib Kamu Tahu

Dikutip dari akun Twitter (X) X @creepylogy_, menyebutkan kematian Wisnu ditemukan oleh kerabatnya. Dia mengungkapkan dari hasil otopsi ada luka benda karat di bagian lehernya.

"Ada yang ngaku kerabatnya bilang, berdasarkan otopsi, ditemukan bekas luka tumpul di kepala yang didapat sebelum kematian. Tapi dia gak kasih informasi cause of death ybs," bunyi cuitan orang di balik akun X @creepylogy_.

Dia menuturkan sebagaimana video yang beredar, mayat Wisnu seperti ada dalam video tersebut yakni gantung diri bukan dibunuh.

"Dari video itu sih dia seperti gantung diri, bukan dibunuh," lanjutnya.

Baca Juga: Viral Om Bule Asal Italia Sebut IKN Sebagai Ibukota Koruptor Nepotisme, Polisi Kalimantan Bilang Ini

Dia mengatakan mayat Wisnu seperti ada cairan feses. Ada besar kemungkinan ditemukan lewat dari 24 jam setelah kematian.

"Ada cairan seperti feses di lantai. Mungkin mayat ini ditemukan lewat 24 jam setelah kematian," tambahnya.***

Disclaimer: Bijaksanalah dalam membaca konten ini! Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda yang merasakan gejala depresi sehingga ada dorongan untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. Anda dapat menghubungi layanan konseling terdekat di Kota/Kabupaten Anda.

Editor: Sauqi Romdani

Tags

Terkini

Terpopuler